........................SELAMAT DATANG DI BILIK KECILKU......................

Saturday, November 19, 2011

Tatapanmu, Degub Jantungku


Bismillah...





Selintas pun tak pernah ada bayangan

Tuhan, pertemukan kita

Di sini, dunia dikata maya penuh kesemuan.

Tapi kupercaya kau ada

Di sana, mengisi harimu dibalik kotak ajaib dan sulur kecanggihan zaman.

Guna menyusun impian masa depan.

Hingga aku hadir mewarnai

Di sini, pada dunia yang kita semarakkan kata

Aku menggandengmu dalam pertemanan,

Tanpa menggenggam jadi asa

Menikmati setiap jamuan cerita yang kau rangkai

Menebar senyuman pada setiap gerak dan tingkah,

Yang kau sungguhkan dalam gambar

Hingga suatu hari tiba dan kudapati,

Tatapanmu menjelma degub jantungku

Beriringan tanya, Benarkah kau?

Dan aku menghayati waktu demi waktu,

Sebuah proses janji dalam saling

Sampai ketika kau ulurkan pinta

Dalam rengkuhan tangga pertama hidup lebih berarti

Taukah kau?

Hadir buncah hati perempuan ini tak terkatakan

Hanya sanggup merapal doa syukur tanpa henti di palung hatinya.

Dan kau,

Tatapanmu, degub jantungku meyakini dalam istikarah

Hingga mendaki tangga kedua di ujung altar pernikahan atas izinNya

Amin.



Dalam rintik hujan di luar, kuukir di sini untukmu di sana yang menunggu...



Blitar, 2 November 2011 (genap 4 bulan memeriahkan hidupku)

Sunday, May 15, 2011

Cinta Dalam Sepotong Senja

Bismillah...



Aku menyimpan

Aku memendam

Deretan kisah dan cerita

Tentang hidup

Tentang pilihan

Mengalir sesuai alur

Aku nyata

Dia ada

Menoreh beragam persepsi

Melukiskan mimpi

Semua terpajang

Semua memandang

Aku, dia dan cinta dalam sepotong senja



By: Niesya Irawan



13 Mei 2011

Tuesday, April 26, 2011

Makna 26


Bismillah....


Alhamdulilah...
Terima kasih Allah, atas sisa umur dan kesempatan hidup ke depan Amin.
26? dewasakah? biarlah waktu yang akan menunjukkan jawabannya.
Aku tak lagi seperti kemarin tentang harapan dan keinginan.

Semalam, sambil menunggu waktu aku sempat sms-an, terus aku tinggal ke dapur ngurusin sisa soto Banjar.
kemudian kembali ke kamar rebahan dan baca novel.
Harapanku hanya sederhana, ya sederhana saja.

"Aku ingin membahagiakan orangtuaku dan dia..."

Dia ? selalu menjadi tanya.
Biarlah tetap begitu.
Dia ada. Dia nyata.
Dia yang baik dan penuh kasih.
Dia yang menerimaku apa adanya.
Dia yang selalu ada dan dekat di hati.
Mengingatkanku hakikat hidup mendekat pada-Nya.


Dan dia yang pertama mengucapkan doa selamat padaku.

"Met ultah ya dear, Maaf selama ini aku banyak ngrepotin kamu. Aku sayang kamu. Tulus. Bersabarlah sedikit lagi"

Kemudian sms datang lagi, ternyata ucapan dari calon adik ipar di Makasar
Plus bersama terlewatnya waktu, teman-teman dekat, adik angkat dan teman kost memberiku ucapan selamat dan doa.

Tak ada lagi airmata kesedihan seperti 25 yang telah lalu.
Aku bahagia.
Hari ini dan berharap seterusnya.
Tak ada lagi tiramisu, blackforest. Hanya sekotak kue tart yang kusiapkan sebagai rasa syukur atas nikmat-Nya bareng teman2 di kost dan tempat kerja. Amin

Lengkaplah makna 26, penuh cinta


Yogyakarta, 26 April 2011


*Menunggu di telepon hew hew *

Thursday, April 7, 2011

Sepotong Senja Di Ujung Barito




Adakah genggaman tangan terlepas diantara kita, sayang/
Senyum rekah bersama mengiringi kita
Menyusuri buritan menunggu waktu
Menunaikan janji yang kita pahat lain hari
Roda kehidupan menuntun kita kemari
Di sini sayang...
Menanti dengan debar kekaguman gradasi warnya-Nya
Hingga pesan susul-menyusul syahdu
Mengingatkan kita terlena dalam buaian rasa
”Kita tak kan mampu menarik diri,
Dari pusaran waktu yang berlalu
Atau kita semakin terlindas kenangan pilu.”
Aku merapat kian dekat
Berdiri di sampingku tepat
Mendongak, menatap lekat perlahan
Bias keemasan memajang di ufuk sana
Sepotong senja di buritan Barito...


Yogyakarta, 29 Maret 2011